. Jubah dan toga .
Kata toga berasal dari tego, yg dalam bahasa latin bermakna
penutup. biarpun umumnya dikaitkan dengan bangsa romawi, toga sesungguhnya
berasal dari sejenis jubah yang dikenakan oleh pribumi italia, yaitu bangsa
etruskan yang hidup di italia sejak 1200 sm. kala itu, bentuk toga belum
berbentuk jubah, namun sebatas kain sepanjang 6 meter yg cara menggunakannya
sebatas dililitkan ke tubuh. walau tak praktis, toga adalah satu-satunya
pakaian yg dianggap pantas waktu seseorang berada diluar ruangan untuk menutupi
tubuh mereka.
Toga mulai berkembang di Romawi berupa sehelai mantel wol tebal
yang dipakai setelah mengenakan cawat atau celemek. Hingga pada masa ini, toga
tetap dianggap satu-satunya busana yang pantas dikenakan di luar ruangan
Seiring berjalannya waktu, pemakaian toga mulai bergeser dari busana
sehari-hari menjadi pakaian resmi seremonial, termasuk acara kelulusan.
bentuknya pun dimodifikasi menjadi sejenis jubah.
Dalam penjelasaanya Kasubbag Tu Pasca bapak Akhmad Kartapati,M.AP
mengira-ngira mengapa baju toga berwarna hitam. Menurutnya “… warna itu
menyimbolkan misteri kegelapan yang berhasil dikalahkan oleh wisudawan/ti
sewaktu diperkuliahan” Lanjutnya lagi “… maka para sarjana atau magister
diharapkan mampu menyibak kegelapan dengan ilmu yang didapatkannya selama di
perkuliahan”
Sementara menurut wisudawan prodi M.MPI angkatan 2015, Abdul
Jamil mengatakan bahwa wisuda dan toga adalah sebuah acara serimonial yang
seharusnya diikuti dengan hati yang riang gembira, bersyukur dan sebagai awal
untuk mulai mempraktikkan hal-hal apa yang telah di dapat saat kuliah.
Jamil juga mengurai makna dari pemindahan kuncir, menurutnya “..
makna pemindahan kuncir toga dari sebelah kiri ke kanan adalah simbol dari
telah selesainya materi, teori dan arahan yang diberikan oleh Dosen untuk
selanjutnya masuk ke dunia baru, yaitu dunia aplikasi dan pengamalan ilmu yang
telah didapat”.
Sebenarnya ada banyak makna secara filosofi dari baju dan Topi
toga. Diantaranya makna topi toga yang berbentuk persegi dengan sudut-sudutnya
dimaksudkan agar Wisudawan/ti dituntut untuk berpikir secara rasional dan
menilai segala sesuatu dari berbagai sudut pandang.
Sementara makna Tali pada topi toga diibaratkan sebagai otak.
Pemindahan tali saat upacara wisuda dari kiri ke kanan berhubungan dengan
pekerjaan yang akan dipilih setelah wisuda.
Setelah mengetahui asal usul hingga makna filosofis dibalik
pakaian toga, tali kuncir toga, harapannya bukan rasa bangga saja yang patut
untuk disyukuri, namun tugas seorang sarjana maupun magister yang berjuang
dengan ilmu pengetahuan juga harus ditanamkan.
Satu hal yang mestinya menjadi perhatian para wisudawan adalah
bagaimana caranya agar bisa menjadi orang yang berguna setelah lulus dan
menyandang status sebagai sarjana atau magister, bukan semata soal perayaan
wisuda dan pakai toganya saja.
. Rekomendasi jubbah dan toga
terhandal .
Buat kalian yang ingin cari jubbah dan toga mimin rekomendasi in nih buat kalian salah
satu konveksi jubbah dan toga termurah dan berkualitas di Surabaya isen
mulang konveksi .
Tunggu apa
lagi yukk hubungi nomor di bawah ini !!
Whatsapp: 081234453440
Instagram: @isenmulangkonveksi
Website: www.isenmulangkonveksi.co.id .
No comments:
Post a Comment